SHARE NOW

Ungkapan! Sekretaris Umum Laskar Janur Kuning dan Ketua Dpw Hipakad63 Sumut, Terkait Penguasa Tanah.

SUMATERA UTARA | TVNYABURUH.COM – Ungkapan, edy susanto, A.md sekretaris umum laskar janur kuning dan juga sebagai ketua Dpw hipakad’63 sumut. Mengukapkan bahwasanya, masyarakat di Kecamatan Labuhan Deli, Percut Sei Tuan, Batang Kuis beberapa bulan ini mulai menjerit atas tindakan Pihak PTPN II / PT.NDP dan Satpol PP Deli Serdang yang merusak tanaman dan bangunan masyarakat yang telah menghuni dan bercocok tanam puluhan tahun.

Pihak PTPN II berdalil HGU namun sampai dua bulan pihak PTPN II tak juga menunjukkan bukti keabsahannya, mensosialisasikan Sertifikat HGU yang di dengung-dengungkan dan di hembuskan pihak PTPN II. Dan beberapa minggu lalu masyarakat ke Pemkab Deli Serdang untuk mempertanyakan dasar Satpol PP ikut serta merusak tanaman dan bangunan masyarakat namun Pihak Pemkab, awalnya karena ada Sertifikat HGU lalu Perintah Menteri BUMN dan karena sudah ada peletakan batu pertama dari Gubsu, namun semua dalil sebatas cuap-cuap tidak menunjukkan ADMINISTRASI yang menjadi dalil yang di sampaikan, dan di area ternyata turun dan bekerja membangun pihak Konglomerat PT. CIPUTRA tanpa IMB.

Sungguh ironis dan macam jaman KOLONIAL BELANDA yang menggunakan PRIBUMI menindas PRIBUMI.

WW2

Sungguh tragis, dan sadis Penguasa seenaknya merusak tanaman dan bangunan pribumi demi memuaskan hawa nafsu konglomerat non pribumi dengan dalil atas nama negara dan kepentingan masyarakat. Cara – cara model kolonial ini masih di lembagakan.

Eddy Soesanto tengah.foto
Eddy dan rekan rekan Hipakad’63

Laporan masyarakat ke Polda stagnan, dan pihak Pemkab Deli Serdang dalam hal ini Bupati Deli Serdang terlihat aktif menghancurkan harta masyarakat dan tutup mata kegiatan PT.CIPUTRA membangun tanpa IMB.

LJK Mengutuk Keras atas Tindakan intimidasi Fisik pada masyarakat dengan klaim Sertifikat HGU Cacat Administrasi alias ASPAL.

Pemerintahan Rezim sekarang penuh dengan JANJI MANIS, NAWACITA hanya janji palsu, apalagi yang sangat ironis rombongan seragam hijau TNI berada di depan. Benarkah Hegemoni Tiongkok sudah mencengkramkan kukunya ke NKRI.

Pihak Jajaran Poldasu semacam nutup mata, beginilah kondisi negri ini. Nampaknya Rakyat harus bersatu dan Bangkit mencegah kebiadaban ini.

Sumber: Hipakad’63Sumut & LJK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

NEWSTICKER