SHARE NOW

Sidang Gugatan UMK DKI Oleh APINDO Hadirkan Saksi Ahli, Begini Penjelasannya

JAKARTA | TVNYABURUH.COM – Sidang lanjutan kembali di gelar Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada Rabu siang (25/5). Sidang ini merupakan sidang gugatan yang diajukan APINDO terkait UMK DKI kepada Pemprov DKI Jakarta, dimana DPW FSPMI DKI Jakarta menjadi tergugat II intervensi 4.  Sidang dengan No. Perkara 11/G/2022/PTUN.JKT ini sendiri merupakan gugatan APINDO terkait Pergub no. 1517 tahun 2021 tentang UMP DKI sebagai obyek sengketa. 

Sidang kali ini menghadirkan kesaksian saksi fakta dari Pemprov DKI Jakarta. Dalam sidang terlihat pula DPW FSPMI DKI hadir dalam persidangan yang diwakili kuasa hukum Tri Widyanto dan Sukriyadi. Selain itu turut juga hadir Winarso selaku ketua DPW FSPMI DKI bersama sejumlah perangkat DPW dan PC SPA FSPMI se DKI Jakarta guna menyaksikan langsung jalannya proses persidangan. 

Setelah minggu lalu di dapatkan kesaksian dari saksi APINDO yang menghadirkan anggota dewan pengupahan dari pihak mereka tetapi tidak begitu paham dengan esensi adanya dewan pengupahan. Dimana pada saat kuasa hukum tergugat menanyakan apakah kajian usulan kenaikan upah dari unsur pengusaha?, Saksi hanya menjawab sesuai PP 36. Seharusnya  dewan pengupahan mempunyai kajian tersendiri terkait dengan kenaikan upah minimum di setiap daerah.

Untuk sidang hari ini (25/5) agendanya adalah saksi fakta dari Pemprov DKI, dan juga keterangan ahli ekonomi dari pusat kajian indef. Dimana dalam keterangannya ahli menyampaikan secara gamblang bahwa kenaikan UMP DKI tahun 2022 yang sebelumnya 0,85% direvisi menjadi 5,1% adalah untuk menjaga daya beli pekerja pasca pandemi covid-19 yang melanda 2 tahun lamanya.

“karena apabila UMP DKI Jakarta naik hanya 0,85% bisa jadi pekerja yang rentan menerima upah hanya UMP bisa menjadi masuk ke dalam kriteria miskin, dari data yang kami himpun tingkat kemiskinan di beberapa wilayah DKI meningkat kedepannya.” ungkap Tri Widyanto menyampaikan apa yang menjadi keterangan saksi dalam persidangan. 

Tri Widyanto yang juga merupakan ketua PC SPAMK FSPMI DKI Jakarta menyampaikan, saksi fakta pemprov DKI menghadirkan Purnomo, sementara saksi ahli ekonomi dari Indef menghadirkan M Rizal. 

Sementara diluar ruang sidang, puluhan massa aksi dari berbagai federasi dan konfederasi juga hadir mengawal jalannya persidangan hingga tuntas.

 

Penulis : Jim

Editor : MP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

NEWSTICKER