SHARE NOW

Santri Putri Darul Arafah Kabur Karena Dituding Aasusila, Setelah 16 Hari Aakhirnya Ditemukan

MEDAN | TVNYABURUH – Santriwati bisa saja tertekan dengan kehidupan di asrama, karena tak mampu  menyelesaikan masalah dengan tudingan asusila, akhirnya dua santri pesantren Darul Arafah di  Desa Lao Bakeri, Sampe Cita, Kec. Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang,  kabur dari pesantren dengan cara  memanjat tembok pagar setinggi  dua meter lebih.

Peristiwa kaburnya dua santriwati pesantren itu  terjadi pada tanggal 27 Mei 2022 dan akhirnya dapat ditemukan dalam keadaan selamat pada tanggal 11 Juni 2022 di wilayah kecamatan Medan Helvetia.

Penemuan dua santri berawak dari chat melalui medsos salah seorang santri terhadap bibinya yang menjelaskan bahwa keberadaan mereka di seputaran Medan Helvetia dan akhirnya dijemput oleh orang tua santriwati. Menurut penuturan santri tersebut mereka sempat kebingungan di tengah malam berjalan kaki dan menumpang angkot  tanpa tujuan hingga sampai dilokasi penemuan.

Kedua santri yang kabur dari ponpes.foto

Ada kisah menarik dibalik kaburnya dua santri tersebut, menurut penututran masing-masing santri  dimana mereka dituding saling menyukai sejenis alias lesbi, dan tenyata tudingan(fitnah.red itu telah berlangsung lama sehingga membuat dua santri ini merasa tertekan dan diperlakukan dengan tidak adil. sedangkan perbuatan dimaksud tidak pernah mereka lakukan.

Saat dilakukan investigasi dan dikonfirmasi peristiwa ini ke Pesanteren, pihak pesantren membenarkan peristiwa kaburnya dua santri tersebut. Untuk menelusuri lebih jauh tentang peristiwa ini, tim investigasi Pimpinan Daerah Persatuan Wartawan Republik Indonesia  (PD PWRI) Sumatera Utara masih melakukan investigasi lanjutan.

#tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

NEWSTICKER