SHARE NOW

Said Iqbal Orasi di DPR: Miris, Kenaikan Upah Hanya Setengah Harga Toilet

JAKARTA | Tvnyaburuh.com – Presiden Partai Buruh Said Iqbal melakukan orasi di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta. Said Iqbal menilai Indonesia termasuk negara kaya, namun kenaikan upah hanya setengah harga toilet.

“Saya keliling dunia, tidak ada pernah cara menghina kaum buruh oleh pemerintah dan DPR-nya seperti sekarang, mana bagaimana mungkin negara terkaya nomor 7 di dunia, kau tahu Indonesia negara terkaya nomoro 7 di dunia. Makannya Indonesia masuk yang dinamakan G20,” ujar Said Iqbal saat orasi di atas mobil komando di depan gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/2/2022).

Iqbal pun menyebutkan bahwa Indonesia menjadi negara terkaya ke-3 di Asia setelah Jepang dan India. Menurut Iqbal Indonesia lebih unggul dari Singapura.

WW2

“Kau mau tahu negeri yang kita cintai ini di bawah siapa? Kita hanya di bawah Prancis. Singapura kecil, Malaysia seujung kuku, Australia tidak ada apa-apanya, kita hanya kalah di Asia dengan Jepang dan India, ini negara terkaya nomor 7 di dunia,” ujarnya.

Ia pun menyatakan bahwa ia bangga sekaligus miris ketika Indonesia akan menjadi tuan rumah G20. Ia pun Mengait-ngaitkan kenaikan upah yang hanya setengah harga toilet.

“Insyaallah Desember 2022 kita bangga sekaligus miris, Indonesia akan menjadi tuan rumah 20 negara terkaya di muka bumi ini, dan Indonesia no 7. Kita miris, berapa naik upahnya? Negara terkaya ketujuh di dunia kenaikan upahnya hanya setengah harga toilet. Kau dihargai toilet,” ucapnya.

Bersumber dari detikcom pada pukul 12.55 WIB, terlihat para buruh masih berdiri mengelilingi mobil komando. Jalan Gatot Gubroto menuju Slipi pun terpantau ramai lancar.

Said Iqbal sebelumnya juga pernah mengungkapkan istilah kenaikan upah hanya setelah harga toilet ini pada bulan lalu. Keterangan itu muncul karena ia menghitung dari rata-rata kenaikan UMP yang hanya Rp 37 ribu per bulan. Jika dibagi 30 hari, artinya UMP naik kurang-lebih Rp 1.250 per hari.

“Banyak kabupaten/kota di Indonesia tidak menaikkan UMP. Kalau pun naik hanya Rp 37 ribu per bulan atau dibagi 30 hari hanya Rp 1.250/hari. Setengah harga dari toilet umum. Padahal Indonesia adalah negara G-20,” ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (26/1).

#tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

NEWSTICKER