SHARE NOW

Masjid Ini Jadi Saksi Selamatnya 3 Keluarga, Dari Dahsyatnya Banjir Bandang Palas, Ini Kisahnya

PALAS| Tvnyaburuh.com –  Bencana banjir bandang yang menimpa 15 desa dalam satu Kecamatan Batang Lubu Sutam Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara pada malam pergantian tahun 2022, Jumat (31/12/2021) sekira pukul 21.30 WIB, mengisahkan kepedihan mendalam bagi ratusan kepala kelurga yang kehilangan rumah dan harta benda lainnya akibat peristiwa bencana tersebut.

Tidak hanya itu, kisah haru penyelamatan para warga sesaat banjir bandang yang mululuh lantakan rumah mereka dan seisinya itu juga tak kalah menyedihkan. 

Kisah itu dituliskan oleh Muhammad Indrisman Mendefa tokoh masyarakat yang juga pegawai Disnaker di Padang Lawas dalam unggahan facebooknya, Selasa (3/1/2022).

Dalam postingannya medefa, menceritakan kesaksian 3 kepala keluarga yang berjuang untuk menyelamatkan diri masuk kedalam masjid dan semuanya naik keatas pelafon melalui mimbar yang ada di dalam masjid untuk menyelamatkan diri, berikut kisah dalam tulisannya : 

Masjid Desa Tamiang, Kec. Batang Lubu Sutam, Kab. Padang Lawas, Prov. Sumatera Utara ini menjadi saksi bagaimana sungai Sutam melimpahkan airnya ke pemukiman warga. 

Ada 3 keluarga yang berlindung di masjid ini. Melalui mimbar khatib, merekai naik ke atas plafon masjid. Dengan perasaan yang sangat takut, mereka memasrahkan diri dengan terus berdzikir dan mengumandangkan adzan. 

Dari Mimbar Ini 3 Keluarga Naik Keatas Plafon Masjid Guna Selamatkan Diri

Dari atas plafon, mereka mendengar suara gemuruh air sungai. Sesekali mereka mendengar bagaimana kayu-kayu yang berhanyutan menghantam masjid dan mungkin perumahan warga. Mereka begitu khawatir, kalau-kalau masjid pada malam kejadian itu akan roboh. 

Alhamdulillah, seluruh keluarga yang ada di atas plafon masih diberikan perlindungan, keselamatan, dan kesehatan oleh Allah SWT. Sekalipun rumah-rumah mereka persis senasib dengan rumaj semua warga Desa Tamian, semua kemasukan pasir, semua penuh dengan pasir-lumpur, dan bagian luarnya berserak kayu-kayu dan ranting-ranting. 

Selain keluarga yang berada di atas plafon, masjid juga melindungi puluhan sepeda motor milik warga. Begitu warga sekitaran masjid mengetahui akan ada banjir besar, warga masih sempat memasukkan sepeda motornya ke dalam masjid. Dan Alhamdulillah semuanya selamat. 

“Keadaan Masjid Desa Tamiang Pasca diterjang banjir bandang pada Jum’at malam, 31/12/2021. Seluruh bagian dalam masjid penuh dengan pasir-lumpur setinggi 30 cm. Sedangkan bagian luar masjid penuh pasir-lumpur setinggi 50 cm,” tutup tulisan mendefa sambil mengunggah Poto Masjid yang terendam genangan lumpur dan air pasca setelah banjir bandang.

Mendefa juga berharap kepada warga masyarakat Sumut dan Indonesia agar dapat berdonasi guna meringankan beban para warga di Kecamatan Batang Lobu Sutam Kabupaten Padang Lawas yang hingga saat ini masih tinggal di posko pengungsian.

#Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

NEWSTICKER