SHARE NOW

HIPAKAD’63 Sumut Menangis Saat Antar Sembako Kerumah Nek Jannah Tanjung Morawa B, Sedih Melihat Keadaan Rumahnya.

DELI SERDANG | TVNYABURUH.COM –Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1443 hijriyah Himpunan keluarga besar putra putri angkatan darat 63 sumatera utara melakukan kegiatan sosial dengan berbagi sembako kepada kaum duafa yang terletak di gang saudara dusun IV desa Tanjung Morawa B, kecamatan tanjung morawa Kabupaten Deli Serdang, kamis,31 maret 2022, pukul.21.00wib.

Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahunnya digagas oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Sumatera Utara HIPAKAD’63 dengan sesama rekan juang DPC HIPAKAD’63 Medan dan DPC HIPAKAD’63 Deli Serdang.

HIPAKAD’63 di Sumatera Utara berkomitmen akan terus melaksanakan kegiatan demi mendekati diri kepada masyarakat, sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-harinya. Hal ini tentu dilakukan rekan juang HIPAKAD’63 se-Sumatera Utara sebagai bentuk perhatian dan teguran kepada pemerintah setempat agar lebih memperhatikan warganya yang kurang mampu.

WW2

“Kami berharap pemerintah yang berada di manapun agar peduli, jangan terkesan acuh dengan warganya yang kurang mampu. Seperti Nenek Jannah Lubis, 82 tahun, yang hidup sebatang kara setelah meninggalnya suami setahun yang lalu”, tegur Ketua DPW HIPAKAD’63 Sumatera Utara, Eddy Susanto, Amd melalui awak media.

Yang pertama, sekertaris DS Ben Fuad, kedua Toyo, ketiga ketua Hipakad63sumut Eddy Soesanto.Amd, ke empat Azhar

Jannah panggilan akrab warga desa Tanjung Morawa B dusun IV Kabupaten Deli serdang, yang sehari-harinya makan dari pemberian orang lain ini tidak memiliki anak dan hidup sendiri dirumah kumuh bersama hewan peliharaannya, ayam dan kucing, selain itu, ada hal miris menyayat hati Rekan Juang HIPAKAD’63 yang turut hadir membagikan sembako kepada warga setempat karena rumah beliau sering kemalingan bahkan hingga takut menerima tamu.

Disisi lain sekretaris DPC HIPAKAD’63 Deli Serdang, Ben Fuad, yang turut mendengar kisah Jannah, meneteskan air mata karena tak kuasa melihat ketegaran Jannah tersebut. “Saya merasa malu dan hina Karena sebagai manusia dan seorang anak dari orang tua yang sudah tiada, saya tidak mampu membiarkan orang tua harus ditelantarkan seperti ini, apa kalian tidak memiliki orang tua, wahai petugas pemerintahan?”. Tanya sekretaris DPC HIPAKAD’63 Deli Serdang ini dengan kecewa kepada awak media.

Rekan Juang HIPAKAD’63 se-Sumatera Utara berharap kepada pemerintahan setempat, terutama Bupati Deli Serdang, Azhari Tambunan, untuk tegas kepada bawahannya baik tingkat kecamatan hingga dusun dalam memperhatikan warganya. “Tolong pak camat perhatikan warganya itu, kalau engga mau bantu, biar kami yang membantunya”, tutup Ketua Eddy, terlihat awak media mata nya berkaca-kaca.

#tim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

NEWSTICKER