SHARE NOW

Gubsu: Rp 2 M untuk Aspal, Rumdin: Ini Istana, Bila Perlu Rp 100 M

MEDAN | Tvnyaburuh.com –
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi merespons kritik soal pengaspalan jalan di rumah dinasnya yang dianggarkan sebesar Rp 2 miliar. Edy mengatakan hal itu wajar karena yang mau diaspal adalah ‘istananya’ Sumatera Utara.
“Nanti mau saya bikin Rp 10 miliar. Ini adalah rumah dinas, istananya Sumatera Utara,” ucap Edy di rumah dinas Gubsu, Medan, Senin (13/12/2021).

Edy kemudian mengatakan, untuk rumah dinas ini, bisa saja digunakan anggaran Rp 100 miliar.

“Bila perlu mau saya bikin Rp 100 miliar,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Sumut menganggarkan Rp 2 miliar untuk pengaspalan rumah dinas gubernur. Proyek itu menggunakan APBD 2021.

Dilansir dari detikcom dari LPSE Sumut, Jumat (10/12/2021), proyek tersebut diberi nama pengaspalan rumah dinas gubernur dengan kode tender 21066027.

“Tender sudah selesai,” demikian tertera dalam situs tersebut.

Pengaspalan rumah dinas dengan anggaran Rp 2 miliar itu kemudian menjadi sorotan. Kritik datang dari PDIP Sumut. PDIP pun menilai wajar jika kemudian warga Liang Melas Datas, Karo, langsung mengadu ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk perbaikan jalan.

“Berdasarkan hal tersebutlah rakyat seperti yang dilakukan oleh warga Liang Melas Datas langsung ke Presiden mengadukan keluh kesahnya terhadap jalan yang rusak parah,” ucap Aswan kepada wartawan, Jumat (10/12).

Aswan mengatakan rakyat Liang Melas Datas mengadu ke Jokowi karena menilai mereka tidak akan ditanggapi jika mengadu ke Pemprov. Aswan menuding Gubsu Edy Rahmayadi mementingkan fasilitas sendiri.

“Karena mengadu ke pemerintah daerah dan provinsi mereka tahu tidak akan diberikan solusi karena masih lebih mementingkan fasilitasnya sendiri,” ujarnya.

#tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

NEWSTICKER